Untuk contoh kasus, saya masih menggunakan topologi sederhana seperti diatas, dimana server SRIWIJAYA akan membackup file dan menyimpannya secara remote di server PAJAJARAN.
Disini, rsync akan saya jalankan di server tujuan (PAJAJARAN) untuk
melakukan aksi sinkronisasi terjadwal terhadap file yang ada di server
SRIWIJAYA. Untuk membangun system backup ini saya akan membaginya
kedalam beberapa tahap, yakni:
- Login dengan rsa-key (tanpa password) dari server PAJAJARAN ke server SRIWIJAYA
- Membuat bash script pada server PAJAJARAN untuk melakukan sinkronisasi file dengan server SRIWIJAYA.
- Menambahkan script yang sudah dibuat kedalam cron job, dimana nantinya akan kita jadwalkan untuk menjalankan script setiap pukul 23:45



